• Sun. Aug 7th, 2022

Mengenali Gejala Awal HIV yang Jarang diketahui

Byadmin

May 31, 2022
Mengenali Gejala Awal HIV yang Jarang diketahui

HIV (Human Immunodeficiency Virus) merupakan penyakit berbahaya dan menjadi penyakit paling ditakuti didunia. Di Indonesia sendiri pemilik penyakit ini sudah seperti sebuah aib yang bisa membuat penderitanya menjadi dikucilkan pada lingkungan dimana ia tinggal. Hingga saat ini HIV (Human Immunodeficiency Virus) belum terdapat obat ataupun vaksin yang bisa menyembuhkan penderitanya dari penyakit ini.

HIV (Human Immunodeficiency Virus) bisa dibilang salah satu penyakit yang sangat kejam karena membunuh penderitanya secara perlahan-lahan dan menyiksa. Hal ini disebabkan sistem kekebalan tubuh pada manusia pengidap HIV (Human Immunodeficiency Virus) akan terus melemah sehingga rentan akan segala penyakit.

HIV (Human Immunodeficiency Virus) apabila tidak diatasi sesegera mungkin ketika sudah menunjukan gejala hiv maka bisa menjadi penyakit AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome) yang benar-benar merenggut nikmat akan hidup.

HIV (Human Immunodeficiency Virus) bekerja dengan menyerang limfosit CD4 atau yang dikenal dengan sel T yang membuat sel darah putih hancur sehingga sistem imun tubuh melemah.

HIV (Human Immunodeficiency Virus) ketika masih ditahap awal terinfeksi pada umumnya tidak menunjukan gejala apapun sehingga baru ketika diusia 4-5 minggu setelah terinfeksi baru terlihat gejala khusus bahwa orang tersebut terinfeksi. Secara umum sakit kepala berat dibarengi dengan demam merupakan gejala awal dari infeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus).

HIV (Human Immunodeficiency Virus) terkadang cukup membingungkan untuk gejala awal terinfeksinya hal ini dikarenakan gejala sangat mirip dengan flu, covid atau penyakit ringan lainnya.

Berdasarkan artikel kesehatan yang sudah dipublish dibeberapa media kesehatan nasional, gejala awal dari HIV terdiri dari tiga fase yang secara lengkap bisa simak dibawah ini

  1. Fase pertama HIV

Gejala HIV pada umumnya dirasakan selama beberapa minggu mulai dari 1 minggu hingga 4 minggu. Sangat sulit mengenali tahap awal jika tidak diperiksakan langsung oleh dokter karena gejalanya seperti flu, covid, diare.

Bahkan di fase awal ini ketika menggunakan tes HIV bahkan belum tentu terbaca di hasil tesnya. Ini sangat berbahaya karena bisa menularkan ke individu lainnya karena tidak sadar terinfeksi HIV.

  1. Fase kedua HIV

Nah pada tahap dua ini bisa dibilang HIV fase kronis dimana tubuh sudah mulai mengalami efek dari rusaknya atau hancurnya sel darah putih yang menyebabkan sistem imun turun. Di tahap ini juga terdeteksi oleh alats tes HIV dan biasanya fase kedua memiliki jangka waktu kurang lebih 10 tahun.

Dengan mengkonsumsi obat dan terus konsultasi kedokter tahap kedua biasanya akan berjalan lebih lama sehingga tidak masuk ke tahap ke tiga. Dengan konsultasi dan mengkonsumsi obat maka kemungkinan menularkan penyakit ini ke orang lain akan minim.

  1. Fase terakhir HIV

HIV adalah AIDS nah ini akan di alami pada fase terakhir. Tubuh akan terasa benar-benar tidak berdaya cepat lelah mudah terkena penyakit lainnya. Di fase ini akan sering mengalami sakit kepala, infeksi kuku, semakin kurus dari hari ke hari.

Nah dengan artikel kesehatan ini diharapkan pemahaman terkait HIV akan bertambah. Apabila terdapat riwayat HIV dari orang tua atau pasangan anda konsultasilah ke dokter agar tidak tertular.